Jumat, 15 Maret 2013





SAUNG UDJO
Udjo Ngalangelana adalah seorang pemerhati kesenian angklung. Tergerak oleh keinginannya melestarikan dan mengembangkan kesenian ini ia membuka Saung Angklung Udjo didaerah Padasuka,Bandung. Saung ini menjadi pusat pelatihan dan pengembangan musik angklung serta menjadi salah satu objek wisata budaya.



Untuk program wisata,Saung Udjo menggelar berbagai pertunjukan musik angklung yang dipadukan dengan alat musik lain,seperti terbang dan gamelan Sunda tari-tarian tanah Parahiangan.


Pak Udjo menyebut sistem angklung yang dilatihnya disana sebagai angklung Sunda dan angklung Indonesia.Angkluk Sunda menggunakan tangga nada pentatonis ,sedangkan angklung Indonesia menggunakan tangga nada diatonis.




Silahkan Baca Selengkapnya...

Kamis, 14 Maret 2013

KESENIAN INDONESIA

Daftar Nama Lagu Daerah Musik Tradisional Khas Budaya Nasional - Kebudayaan Nusantara Indonesia


  1. Lagu Ampar-Ampar Pisang berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Selatan
  2. Lagu Anak Kambing Saya berasal dari daerah / provinsi NTT
  3. Lagu Angin Mamiri berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Selatan
  4. Lagu Anju Ahu berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  5. Lagu Apuse berasal dari daerah / provinsi Papua
  6. Lagu Ayam Den Lapeh berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  7. Lagu Barek Solok berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  8. Lagu Batanghari berasal dari daerah / provinsi Jambi
  9. Lagu Bolelebo berasal dari daerah / provinsi Nusa Tenggara Barat
  10. Lagu Bubuy Bulan berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  11. Lagu Bungong Jeumpa berasal dari daerah / provinsi NAD
  12. Lagu Burung Tantina berasal dari daerah / provinsi Maluku
  13. Lagu Butet berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  14. Lagu Cik-Cik Periuk berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Barat
  15. Lagu Cing Cangkeling berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  16. Lagu Dago Inang Sarge berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  17. Lagu Dayung Palinggam berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  18. Lagu Dek Sangke berasal dari daerah / provinsi Sumatra Selatan
  19. Lagu Desaku berasal dari daerah / provinsi NTT
  20. Lagu Esa Mokan berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Utara
  21. Lagu Gambang Suling berasal dari daerah / provinsi Jawa Tengah
  22. Lagu Gek Kepriye berasal dari daerah / provinsi Jawa Tengah
  23. Lagu Goro-Gorone berasal dari daerah / provinsi Maluku
  24. Lagu Gundul Pacul berasal dari daerah / provinsi Jawa Tengah
  25. Lagu Haleleu Ala De Teang berasal dari daerah / provinsi NTB
  26. Lagu Fluhatee berasal dari daerah / provinsi Maluku
  27. Lagu llir-llir berasal dari daerah / provinsi Jawa Tengah
  28. Lagu Indung-Indung berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Timur
  29. Lagu Injit-Injit Semut berasal dari daerah / provinsi Jambi
  30. Lagu Jali-Jali berasal dari daerah / provinsi DKI Jakarta
  31. Lagu Jamuran berasal dari daerah / provinsi Jawa Tengah
  32. Lagu Kabile-bile berasal dari daerah / provinsi Sumatra Selatan
  33. Lagu Kalayar berasal dari daerah / provinsi Kalimatan Tengah
  34. Lagu Kambanglah Bungo berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  35. Lagu Kampung nan Jauh Di Mato berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  36. Lagu Ka Parak Tingga berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  37. Lagu Keraban Sape berasal dari daerah / provinsi Jawa Timur
  38. Lagu Keroncong Kemayoran berasal dari daerah / provinsi DKI Jakarta
  39. Lagu Kicir-Kicir berasal dari daerah / provinsi DKI Jakarta
  40. Lagu Kole-Kole berasal dari daerah / provinsi Maluku
  41. Lagu Lalan Belek berasal dari daerah / provinsi Bengkulu
  42. Lagu Lembah Alas berasal dari daerah / provinsi NAD
  43. Lagu Lipang Lipangdang berasal dari daerah / provinsi Lampung
  44. Lagu Lisoi berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  45. Lagu Macep-cepetan berasal dari daerah / provinsi Bali
  46. Lagu Madedek Magambiri berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  47. Lagu Malam Baiko berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  48. Lagu Mande-Mande berasal dari daerah / provinsi Maluku
  49. Lagu Manuk Dadali berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  50. Lagu Ma Rencong berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Selatan
  51. Lagu Mejangeran berasal dari daerah / provinsi Baii
  52. Lagu Meriam Tomong berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  53. Lagu Meyong-Meyong berasal dari daerah / provinsi Bali
  54. Lagu Moree berasal dari daerah / provinsi NTB
  55. Lagu Na Sonang Dohita Nadua berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  56. Lagu Ngusak Asik berasal dari daerah / provinsi Bali
  57. Lagu Nuluya berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Tengah
  58. Lagu 0 Ina Ni Keke berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Utara
  59. Lagu Ole Sioh berasal dari daerah / provinsi Maluku
  60. Lagu 0 Re Re berasal dari daerah / provinsi NTB
  61. Lagu Orlen-Orlen berasal dari daerah / provinsi NTB
  62. Lagu 0 Ulate berasal dari daerah / provinsi Maluku
  63. Lagu Pai Mura Rame berasal dari daerah / provinsi NTB
  64. Lagu Pakarena berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Selatan
  65. Lagu Palu Lempong Pupoi berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Tengah
  66. Lagu Panon Hideung berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  67. Lagu Paris Barantai berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Selatan
  68. Lagu Peia Tawa-Tawa berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Tenggara
  69. Lagu Pileuleuyan berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  70. Lagu Pinang Muda berasal dari daerah / provinsi Jambi
  71. Lagu Pitik Tukung berasal dari daerah / provinsi DI Yogyakarta
  72. Lagu Potong Bebek berasal dari daerah / provinsi NTT
  73. Lagu Putri Ayu berasal dari daerah / provinsi Bali
  74. Lagu Rambadia berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  75. Lagu Rang Talu berasal dari daerah / provinsi Sumatra Barat
  76. Lagu Rasa Sayang-Sayange berasal dari daerah / provinsi Maluku
  77. Lagu Ratu Anom berasal dari daerah / provinsi Bali
  78. Lagu Saputanga Bapuncu Ampat berasal dari daerah / provinsi Kalimantan Selatan
  79. Lagu Sarinande berasal dari daerah / provinsi Maluku
  80. Lagu Selendang Mayang berasal dari daerah / provinsi Jambi
  81. Lagu Sengko-Sengko berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  82. Lagu Sepakat Segenap berasal dari daerah / provinsi DI Aceh
  83. Lagu Sinanggar Tulo berasal dari daerah / provinsi Sumatera Utara
  84. Lagu Sing Sing So berasal dari daerah / provinsi Sumatra Utara
  85. Lagu Sinom berasal dari daerah / provinsi DI Yogyakarta
  86. Lagu Sipatokahan berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Utara
  87. Lagu Sitara Tillo berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Utara
  88. Lagu Soleram berasal dari daerah / provinsi Riau
  89. Lagu Surilang berasal dari daerah / provinsi DKI Jakarta
  90. Lagu Suwe Ora Jamu berasal dari daerah / provinsi DI Yogyakarta
  91. Lagu Tahanusangkara berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Utara
  92. Lagu Tanduk Majeng berasal dari daerah / provinsi Jawa Timur
  93. Lagu Tanase berasal dari daerah / provinsi Maluku
  94. Lagu Tari Tanggai berasal dari daerah / provinsi Sumatra Selatan
  95. Lagu Tebe O Nana berasal dari daerah / provinsi NTB
  96. Lagu Tekate Dipanah berasal dari daerah / provinsi DI Yogyakarta
  97. Lagu Tokecang berasal dari daerah / provinsi Jawa Barat
  98. Lagu Tondok Kadindangku berasal dari daerah / provinsi Sulawesi Tengah
  99. Lagu Tope Gugu berasal dari daerah / provinsi SulawesiTengah
  100. Lagu Tumpi Wayu berasal dari daerah / provinsi KalimantanTengah
  1. Lagu Tutu Koda berasal dari daerah / provinsi NTB
Lagu Yamko Rambe Yamko berasal dari daerah / provinsi Papua
Silahkan Baca Selengkapnya...

KESENIAN INDONESIA


SENI MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA   

 








Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya  tersebut lahir, tumbuh dan berkembang.  Seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.
Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas. Keunikan tersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologi instrumen musiknya. Hampir seluruh seni tradisional Indonesia mempunyai semangat kolektivitas yang tinggi sehingga dapat dikenali karakter khas orang/masyarakat Indonesia, yaitu ramah dan sopan.  Namun berhubung dengan perjalanan waktu dan semakin ditinggalkanya spirit dari seni tradisi  tersebut, karekter kita semakin berubah dari sifat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan menjadi individual/egoistis. begitu banyaknya seni tradisi yang dimiliki bangsa Indonesia, maka untuk lebih mudah mengenalinya dapat di golongkan menjadi beberapa kelompok yaitu alat musik/instrumen perkusi, petik dan gesek.
Instrumen Perkusi
Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah, Gamelan, Arumba, Kendang, kolintang, tifa, talempong, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.
imbe dan lain sebagainya.
Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam. Gamelan berasal dari daerah Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat yang biasa disebut dengan Degung dan di Bali (Gamelan Bali).  Satu perangkat gamelan terdiri dari  instrumen saron, demung, gong, kenong, slenthem, bonang dan beberapa instrumen lainnya. Gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.
gamelan

Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau/Sumatera Barat. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, ti, do)
talempong 

Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa/ Sulawesi Utara. Kolintang mempunyai tangga nada diatonis/diatonic yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar untuk membuat kulintang adalah   kayu. Cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.
kolintang 

Arumba  (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bhan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis.
arumba 


Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan. Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di Jawa barat kendang mempunyai peraanan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Bali, DI Yogyakarta, Jawa timur kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi, tari, wayang, ketoprak. 
kendang

Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis gendang yang ukuran bervariasai dari yang kecil hingga besar. Rebana adalah alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. Rebana dapat di jumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.
tifa

Instrumen Musik Petik 
Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai Kecapi adalah siter dari daerah Jawa tengah.
kecapi

Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa tenggara timur (Timor) kecapi ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.
sasando

 Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang di penuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan daerah Tapanuli, Jungga dari daerah Sulawesi Selatan
sampek


Instrumen Musik Gesek.
          Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebabb terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa,  rebab jenis ini dapat dijumpai di bali, Jawa dan kalimantan selatan.
rebab

rebab


Instrumen Musik Tiup
           Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu. hampir semua daerah di indonesia dapat dijumpai alat musik ini.  Saluang adalah alat musik tiup dari  Sumatera Barat,  serunai dapat dijumpai di sumatera utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40-100cm dengan garis tengah 2cm.
suling

  Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Papua.
terompet

Silahkan Baca Selengkapnya...

KESENIAN INDONESIA

KESENIAN DAERAH KALIMANTAN TENGAH
Kalimantan Tengah yang masih tertinggal pembangunan fisiknya dibandingkan berberapa daerah di Indonesia, sejauh ini merupakan tempat yang cukup damai dan tentram. Secara geologis ancaman bencana alam gempa bumi / tsunami tanah longsor atau banjir besar belum pernah terjadi di daerah ini. Persoalan kabut asap yang terjadi pun hanya bersifat temporer dan dalam kemarau yang amat ekstrim saja. Wilayah ini telah mampu memulihkan diri dari masalah internal etnisitas yang dahulu pernah terjadi. Kalimantan Tengah sekarang masih merupakan Propinsi terluas nomor 4 (empat) di Indonesia setelah Papua Barat, Papua, dan Kaltim. Propinsi ini lahir dari penataan kembali Propinsi di Kalimantan, di mana dahulunya propinsi ini merupakan wilayah Kalimantan Selatan. Lahan Kalteng sebagian besar masih misterius, pada bagian Selatan pada umumnya adalah rawa-rawa dan gambut dan makin ke utara menanjak menuju jajaran pegunungan Muller Schwaner yang sampai sekarang juga masih misterius. Ibu kota propinsi Palangka Raya terletak di tengah-tengah seluruh ibu kota Kabupaten atau berada di titik sentral semua ibu kota Kabupten yang ada di Propinsi ini. Pembangunan daerah antara Propinsi dan Kabupaten berlangsung dalam derajad yang hampir sama, bahkan beberapa Kabupaten telah lebih cepat berkembang dibandingkan Propinsi sendiri, seperti Kotawaringin Timur, Barito Utara dan Kotawaringin Barat. Hal ini dimungkinkan karena letak strategis kota Palangka Raya di tengah Propinsi yang membuka peluang tumbuhnya wilayah-wilayah secara simultan. Propinsi ini di huni oleh hampir seluruh anak suku bangsa yang ada di Indonesia sekitar 12 orang per kilometer persegi dan mereka “multi etnis” dan multi budaya. Namun di sana masih hadir etnis awal yaitu suku Dayak. Apabila anda melihat dari jendela pesawat ke permukaan daratan Kalteng, anda harus menyibak awan keperakan yang selalu berarak di atas bumi “Isen Mulang”. Dari atas sana dengan seksama dan teliti, anda akan melihat garis pantai Propinsi Kalimantan Tengah di Laut Jawa sejauh 750 km yang masih sunyi sepi dan muara sungai-sungai besar seolah kepala ular naga yang tanpa ujung. Ada 11 sungai besar dan ribuan cabang dan anak sungai. Pada saatnya Anda akan menemukan jantung Kalimantan Tengah ibu kota Propinsi Palangka Raya hampir berada di tengah-tengah Pulau Kalimantan. Kota Palangka Raya adalah kota yang lahir dari suatu grand desain asli Republik Indonesia, yaitu kota ini di bangun oleh prakarsa Presiden RI pertama Bapak Soekarno bersama dengan tokoh-tokoh putera daerah yang diwakili oleh Bapak Tjilik Riwut. Kota yang di bangun oleh beragam tangan kebersamaan anak suku bangsa. Inilah satu-satunya kota pertama yang direncanakan dan di bangun dari tiada. Kota yang dapat dikatakan lahir dari buah tangan di masa-masa awal kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1957. Kota Palangka Raya dapat dikatakan sebagai tonggak sejarah pembangunan kota bagi Indonesia, karena kota ini dilahirkan melalui buah tangan kemerdekaan dari tiada menjadi nyata. Di kota inilah secara teratur setiap tahunnya diadakan secara sederhana Festival Seni Budaya Dayak “Isen Mulang”. Agenda seni budaya yang merepresentasikan sebagian kecil khazasanah seni budaya tradisional suku Dayak dan akulturasi budaya masyarakatnya dengan masyarakat pendatang yang lainnya. Festival ini jauh dari khayalan utopis glamour seni budaya. Hanya sebuah cerminan orisinalitas kehidupan anak bangsa yang sederhana dan bersatu dalam harmoni alam dan Bhinneka Tunggal Ika Republik Indonesia. Jarang terdengar dan dipromosikan, namun kami eksis dan terjangkau oleh semua orang yang berkeinginan menyentuhnya. So let’s go to discover Central Kalimantan in Palangka Raya through Isen Mulang Art and Cultural Festival. Come to the “the lung of the world” and the home of “orang hutan”, the most exotic and closer big ape or primate to human being. Inilah keunikan pakaian dan gaya penari tradisional Kalteng. Kalimantan Tengah merupakan Daerah yang potensial kegiatan pariwisata, seni dan budaya. Berbagai jenis potensi wisata alam seperti satwa langka orang-hutan, hutan hujan tropis yang masih alamiah, air terjun / riam yang masih alami, danau-danau yang masih alami, 11 sungai yang panjang dan lebar ditepinya ditumbuhi hutan tropis yang menghijau dengan faunanya yang kadang-kadang dengan mudah dilihat ketika melewati aliran sungai menggunakan perahu. Berbagai jenis torehan budaya tradisional seperti tarian, pemakaman kuno, tempat-tempat keramat, pakaian adat, rumah adat, kerajinan rakyat, pusaka dan lain-lainnya masih merupakan potensi sumber daya yang terpendam dan belum banyak diketahui masyarakat lainnya. Pengelolaan Pemerintah Daerah masih amat terbatas, mengingat kegiatan wisata, seni dan budaya itu memerlukan berbagai infrstruktur penunjang, apabila ingin dijadikan komoditas menggali pendapatan bagi masyarakat dan daerah.
juliwindasari.blogspot.com
Silahkan Baca Selengkapnya...